Lagu Yang Adalah Pemikirannya

Sumber: Dokumentasi Pribadi 

Sesuatu yang menarik di Quora. Aku hendak menyalin tulisanku itu ke sini.

-

-

-

Apa Lagu Terbaik dari Band Rock PEARL JAM?



Ah, Pearl Jam. Saya iseng mencari kata kunci "Pearl Jam" dan senang sekali menemukan pertanyaan yang menyangkut band favorit saya ini.

Hmmm…mungkin ada satu hal mengganjal dari pertanyaan ini, yaitu maksud dari kata "terbaik".

Terbaik dalam hal apa? Konteksnya banyak.

  • Terbaik dalam hal lagu yang paling banyak disukai penggemar musik.
  • Terbaik berdasarkan penilaian kritikus musik.
  • Terbaik menurut si pembuat lagu, dalam hal ini tentu saja menurut masing-masing personil Pearl Jam.
  • Dll.

Saya mohon izin ganti konteks ya…jadi:

Apa saja lagu yang kamu suka dari band rock Pearl Jam?

Kalau seperti ini kan lebih enak, karena saya (dan siapapun) bisa menjawab berdasarkan selera pribadi.

Baiklah, saya mau jawab lagu apa saja yang saya suka dari Pearl Jam.

Hmmm…jujur saja, lagu yang saya suka dari grup ini amatlah banyak. Saya bingung harus pilih yang mana saja. Menyebutkan 10 rasanya masih amat sangat kurang. Maka, supaya sedikit mudah menentukan, saya putuskan membuat 20 daftar lagu yang saya suka dari Pearl Jam.

Dua puluh daftar yang saya sebutkan ini acak. Tidak ada urutan favorit ke-1 hingga ke-20. Aslinya sama saja. Saya menulis 20 daftar ini sekena saya dan sesuai dengan kondisi saya saat menulis.

-

-

-

Pearl Jam — Porch



Porch. Sebuah teriakan kemarahan karena keadaan stagnasi buruk yang berlangsung dalam waktu lama. Perasaan jujur ingin keluar dari belenggu yang menekan diri lahir dan batin, dan keinginan kuat untuk menemukan ruang yang aman tanpa tekanan dari manapun.

Pearl Jam — Corduroy



Corduroy. Merupakan luapan rasa muak diam-diam pada diri seseorang, karena dirinya diobjektivikasi menjadi "produk jualan". Seperti kehilangan privasi hidup dan kehendak bebas untuk melakukan apapun yang sesuai kata hatinya, karena selalu disorot publik (dalam hal ini adalah industri hiburan).

Pearl Jam — I Am Mine



I Am Mine. Sebuah lagu yang mengamini pikiran saya bahwa hidup manusia bisa berakhir kapan saja. Sejatinya hidup ini memang singkat. Namun, manusia punya kehendak bebas (kontrol pribadi seutuhnya) atas: pikiran, perasaan, dan tindakan selama dirinya hidup.

Pearl Jam — Daughter



Daughter. Lagu ini mendeskripsikan tentang kekerasan emosional yang banyak diterima anak dari sosok orang tua mereka, karena ekspektasi orang tua pada anak yang seringkali tak masuk akal. Mendiskreditkan anak dengan memaksa mereka harus mengikuti standar sosial agar dapat dibanggakan, yang pada kenyataannya belum tentu sesuai dengan blue print si anak. Ini menciptakan luka tak kasat mata pada si anak, hingga ketika dewasa anak itu diam-diam memiliki luka batin permanen. Perasaan tak pernah merasa dirinya cukup dan berarti dalam kehidupan ini. Penting untuk anak itu nantinya mengakui dan jujur dengan luka batin sebagai langkah awal yang penting dalam pemulihan diri.

Pearl Jam — Sirens



Sirens. Sebuah lagu yang saya rasakan bicara tentang realitas eksistensial keterbatasan waktu kita untuk hidup. Kita bisa mati kapanpun. Maka, kita mesti memaksimalkan waktu yang ada untuk hidup dengan penuh rasa syukur di tengah keterbatasan. Hidupilah kehidupan ini dengan penuh di setiap momen kebersamaan bersama orang-orang yang kita cintai sepenuh hati.

Pearl Jam — Yellow Ledbetter



Yellow Ledbetter? Lagu ini liriknya ambigu, karena pada kenyataannya pronoun-nya gak jelas. Di setiap kesempatan manggung, Eddie Vedder tuh selalu improvisasi bagian tertentu dari lirik lagu ini. Berubah-ubah sesuai mood Eddie saat nyanyi. Namun, inti dari lagu ini adalah bicara tentang kesedihan mendalam atas kehilangan seseorang. Ada perasaan terasing. Ada rasa kerinduan pada sosok yang gak mungkin lagi kembali di hidup kita.

Pearl Jam — Black



Black? Ah, ini lagu patah hati saya di tahun 2017 kala itu dengan kak mantan (kakak tingkat beda jurusan & masih satu fakultas). Rasa sedih yang jujur, namun tidak teatrikal melodramatis atas perpisahan dengan seorang kekasih. Perpisahan yang harus terjadi, walau selama hubungan banyak kenangan indah terukir. Ya perpisahan damai antara 2 orang yang harus diterima dengan lapang dada. Lagu ini memberikan saya perasaan sedih yang tenang.

Dari lagu inilah pertama kali saya tahu band Pearl Jam. Ya, walau saat itu saya belum jadi penggemar band satu ini.

Pearl Jam — Garden



Garden adalah salah satu lagu yang ada di track list album Ten (album pertama Pearl Jam) yang dirilis pada tahun 1991.

Taman di sini maknanya adalah sebuah tempat yang indah, namun pada kenyataannya menekan kedamaian hati. Membuat diri kita merasa teralienasi. Sebuah realitas hidup yang nampaknya indah namun kenyataannya penuh kepalsuan dan kefanaan. Semua hal gila ini seolah memaksa jiwa kita mencari kebebasan sejati.

Pearl Jam — Light Years



Light Years yang artinya Tahunan Cahaya, adalah lagu yang membangkitkan rasa sentimental saya pada orang-orang tercinta di hidup saya yang sudah tiada lagi di dunia ini.

Tahunan cahaya jarak memisahkan. Menerima kehilangan atas kepergian orang-orang tersayang dalam kesunyian. Bukan luka yang masih segar. Bukan duka yang penuh isak tangis. Bukan berpura-pura tegar seolah sok "menghapus" dengan dalih tabah dan ikhlas. Hanya menerima dengan sedih yang tenang dan tak menghapus makna dan nilai keberadaannya seumur hidup. Makna yang ditinggalkan kian menggema seiring berjalannya waktu yang sudah dilalui. Menjalani hidup dengan "warisan" yang diberikannya dahulu.

Pearl Jam — Wishlist



Wishlist bagi saya adalah lagu tentang keinginan, harapan, dan penerimaan atas hidup. Berusaha menghargai apa yang kita miliki sambil tetap memimpikan hal-hal yang mungkin belum tercapai, dengan nuansa optimis tapi reflektif. Daftar impian yang diyakini dalam hati dengan penuh rasa tenang.

Pearl Jam — Oceans



Oceans? Ah, ini lagu yang lembut dan memberi perasaan tenang ketika mendengarnya. Saya menyukai sinematografi dari MV lagu ini karena nuansa monokromatiknya.

Oceans adalah lagu yang mendeskripsikan tentang cinta, hubungan, kerendahan hati, dan refleksi spiritual. Sebuah lagu yang mengisyaratkan pentingnya keterikatan emosional dan penghormatan universal terhadap kehidupan yang luas dan tak terduga.

Pearl Jam — State of Love And Trust



State of Love And Trust? Secara general, State of Love and Trust adalah lagu yang berbicara tentang keseimbangan antara cinta dan kepercayaan, perjuangan batin, dan pencarian kejujuran dalam hubungan.

Saya menyukai versi MTV Unplugged ini, karena menurut saya emosional dari lagu ini "ngena-nya" double.

Pearl Jam — Given to Fly



Given to Fly. Hmmm…diberkati untuk terbang. Sekilas memang itulah artinya. Namun, ada makna tersiratnya. Ini jelas mengisahkan perjalanan hidup seorang manusia yang selama hidupnya tak lepas dari penderitaan. Ya, kenyataannya masing-masing dari kita memiliki penderitaan. Ada saat di mana kita benar-benar jatuh. Dunia ini memang seringkali rasanya seperti keparat yang tak bosan menyiksa kita sampai batas tertentu. Dan, satu cara kita melawan belenggu ini adalah dengan "terbang". Tidak peduli bagaimana kita jatuh, yang penting adalah bangkit lagi.

Menghadapi dunia yang absurd ini kenyataannya tak cukup dengan teriakan lantang melawan. Seringkali keteguhan yang sunyi nan kokoh jauh lebih efektif menghantam tirani kehidupan secara perlahan.

Hidup ini memang ada saja penderitaannya. Namun, kita jangan pernah jadi pahit karenanya.

Pearl Jam — Dance of The Clairvoyants



Dance of The Clairvoyants? Salah satu lagu band Pearl Jam yang ada di album Gigaton, yang dirilis pada tahun 2020. Lagu ini kesannya seperti "agak lain" alias keluar dari naturalnya Pearl Jam mengaransemen musik mereka yang lebih bernuansa rock klasik.

Dance of The Clairvoyants ini bicara tentang kesadaran manusia terhadap dinamika perubahan zaman, krisis global, dan siklus kehancuran hingga pembaruan.

Pearl Jam — Even Flow


Even Flow. Sebuah lagu yang Eddie Vedder ilhami dari pengamatannya langsung terhadap kehidupan seorang tunawisma. Kita diajak membayangkan bagaimana kerasnya kehidupan orang yang sangat miskin, yang bahkan tak punya apapun yang layak untuk menunjang hidupnya. Mereka dipaksa menerima keterbatasan. Menjalani hidup yang apa adanya dari waktu ke waktu bak mengikuti arus aliran kemanapun itu pergi. Sesekali mereka larut dalam impian yang jatuhnya hanya jadi utopia belaka, karena mereka tak tahu jalan keluar dari kesulitan hidup mereka.

Pearl Jam — Brain of J



"Who’s got the brain of JFK?”

Duarrrr…saya enggak nyaman dengan frasa ini. Lagu ini nuansa sinisnya kuat banget. Rasa muak, karena kita yang bukan siapa-siapa seperti jadi korban dari sistem dan politik yang gak beres. Ini berlaku secara global. Jijik. Sangat jijik. Orang-orang yang berkesadaran penuh, justru merasakan bahwa dunia ini sangat "sakit" dan bisa membahayakan siapapun. Entah siapa yang berikutnya akan jadi korban seperti John F. Kennedy karena berani "melawan arus". Dunia seperti berjalan kian kacau dan kita nggak tahu pasti masa depan nantinya akan seperti apa.

Pearl Jam — Rearviewmirror



Rearviewmirror adalah salah satu lagu di album Vs, yang dirilis pada tahun 1993. Bagi saya, lagu ini benar-benar kuat secara emosional. Rearviewmirror berbicara tentang keluar dari hubungan apapun (tak terbatas hanya pada hubungan romantis, cakupannya luas) yang menyakitkan dan menemukan kembali kebebasan diri.

Awal melangkah untuk keluar itu rasanya berat dan penuh keraguan untuk benar-benar pergi. Namun, setelah waktu berjalan lama, dan ketika kembali mengenang hubungan lampau (sebatas mengingat)…perasaan yang justru muncul adalah kelegaan hati. Rasa haru yang tenang karena sudah pernah melalui masa sulit saat kita perlahan kehilangan diri kita ketika masih terjebak dalam hubungan yang menyakitkan.

Pearl Jam — Smile



Smile. 😊

Lagu ini menjelaskan tentang bagaimana kita mengingat suatu hal (entah itu seseorang, masa, apapun itu bentuknya) yang pernah ada di dalam hidup kita dan pernah terasa penting dengan campuran rasa kehilangan, tapi juga kehangatan dan rasa terima kasih. Bersyukur karena pernah adanya kehadiran hal yang kita maksud, dan itu membentuk siapa diri kita di masa kini.

Pearl Jam — Not for You



This is not for you! This is not for you!"

Secara keseluruhan, lagu ini luapan sarkasmenya gak main-main. Berisik rasa muak dan jengah dengan kontrol yang dilakukan industri musik terhadap musisi yang berkarya. Musisi ingin bebas berkarya sesuai dengan kehendak hatinya sendiri. Tidak ingin mempedulikan apapun persepsi publik terhadap mereka.

Lagu ini seperti menjelaskan kepada saya: lakukan apapun yang sesuai dengan kata hatimu. Jangan biarkan persepsi orang lain (siapapun itu) mendikte hidupmu. Hiduplah dengan autentik, karena kamu adalah manusia dan bukan boneka.

Pearl Jam — Immortality



Immortality, artinya sih keabadian. Namun, yang dimaksud pada lagu ini adalah keabadian yang ironis. Menjadi "abadi" yang dimaksudkan adalah diberi label: terkenal, dipuja, dianggap hebat, keren, brilian, jenius, luar biasa, sempurna, dll yang mana sebenarnya terasa seperti beban psikologis yang menghancurkan secara perlahan. Tanpa disadari label yang seolah wow itu membelenggu kebebasan sejati kita sebagai manusia. Kita seolah tak diberi celah untuk sekedar "rapuh" dan kenyataannya memang jauh dari kata sempurna.

Semakin lama seolah kita terjebak dalam hidup yang sejatinya tak sesuai keinginan nurani kita. Kita terasing dengan diri sendiri. Menjalani hidup, namun "jiwa" kita sudah tak ada di dalamnya.

-

-

-

Demikian 20 daftar lagu yang saya suka dari band Pearl Jam.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Anda yang membuat pertanyaan ini, karena saya sungguh menyukai karya-karya mereka.🍀


-

-

-

-

-

Bagiku, karya-karya mereka begitu bermakna dan menyentuh hati. Bukan sinis total pada dunia. Bukan nihilistik kelam. Bukan optimistis kosong. Bukan ceria. Bukan melankolis murahan. Bukan menjual cinta dalam makna sempit nan dangkal. Hanya berusaha jujur, realistis, dan menerima kehidupan yang absurd ini dengan lapang dan tenang. Seperti memberitahu cara kuat dan tangguh tanpa show off yang berisik. Cukup jadi teguh dan kokoh dalam kesunyian sambil menerima kerapuhan diri yang apa adanya, tanpa polesan dramatis untuk menarik simpati. 




Mendengar lagu-lagu mereka, rasanya seperti mendengar seseorang yang ternyata begitu berarti di hidupku, yang sayangnya telah tiada... Seolah dia masih bernyanyi di dekatku bersama gitar akustiknya. Aku seperti bisa mendengar isi hatinya. Menyelami caranya memandang dunia. Seseorang yang letih pada dunia, akan tetapi dirinya memilih tetap bertahan dan memberi semampunya. Seseorang yang menderita karena kesadaran penuhnya pada hidup yang fana, namun tak merasa dirinya adalah korban kekejian dunia. Dia hanya berusaha melakukan apapun yang menurut kata hatinya adalah benar. Tak menghiraukan pandangan orang lain yang sinis akibat gagal paham akan sikap hidupnya.



Dia tidak sok kuat. Tidak berteriak lantang mengutuk dunia dan isinya. Dia tidak letoy seperti lansia yang sudah lemah tak berdaya. Hanya terus berjalan dengan keteguhan dan ketenangan. Ya, menulis jawaban sederhana tentang makna hidup. Menulis apa yang dia mampu tulis dengan kejujurannya sebagai manusia biasa dengan segala ketidaksempurnaannya. Tulisan dia secara umum bicara tentang cinta kasih yang bermakna di tengah keterbatasan dan anehnya dunia. Hingga Sang Waktu mengambil lembar jawabannya dan memintanya keluar dari ruang ujian, karena waktu untuknya ujian sudah selesai.

~IA~


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMIKONDUKTOR

Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa

3 Macam Interaksi Cahaya pada Materi